Menjelang Pemilu April ini, banyak sekali perubahan yang terjadi pada tata kota kita. Lokasi lokasi yang biasanya terlihat sehat, tiba-tiba nampak meriah, riuh, penuh dengan reklame dan foto sosok-sosok tak dikenal. Siapapun yang lewat jalur protokoler dan melihat foto-foto tersebut akan dengan spontan bertanya-tanya; “Alien dari mana ini. PeDe bener masang gigi di pinggir jalan begini...”. Pemandangan foto caleg, calon uleg, atau dalam istilah saya; 'badut-badut protokol' itu berjejer berderet-deret dengan rapinya, dengan manisnya, dengan segenap wajah gembira yang nampak agak dipaksakan dari tiap posenya itu, sebetu;nya lebih nampak seperti peserta lomba model ketimbang kontestasi calon legislatif Negara Kesatuan Republik Indonesia. Banyak nama-nama yang muncul, baik dengan atau tanpa gelar. Sebut saja Joice Triatman, Yayuk Basuki, Siti Hendriyanti, Bambang Sadono, Eko Waluyo, Sulistyo, Nur Solikhin, Saneman, Mulyadi, Slamet Trianto, Suloyo, Wagiyo, Paino, Rukimin, Satino, Paijem, dan nama-nama keren lainnya (maaf bila ada kesalahan penyebutan nama, itu semata-mata memang saya sengaja). Saking banyaknya, tiap kali berhenti di lampu bangjo, saya selalu berhitung, logo partai mana yang paling banyak tampil. Partai sapi, ataukah partai korupsi, partai Marcella Zalianty, ataukah partai banteng? Atau mungkin dari partai baru yang punya branding hewan lainnya?
Tampilkan postingan dengan label caleg. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label caleg. Tampilkan semua postingan
Rabu, 26 Maret 2014
Langganan:
Postingan (Atom)
